Rabu, 03 September 2014

Berdasarkan kesepakatan yang telah terjalin pada tahun 1967 Indonesia merupakan salah satu negara yang tergabung dari ASEAN. Dan seiring berjalannya waktu komunitas ASEAN terus membuat program-program untuk kemajuan masyarakat ASEAN. Sembilan negara lain yang tergabung dalam ASEAN sudah lama mempersiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan yang akan terjadi pada tahun 2015 nanti. Di saat negara lain sedang mempersiapkan diri terkait tiga pilar utama komunitas ASEAN, yaitu politik dan keamanan, ekonomi dan budaya, mayoritas masyarakat Aceh yang masih belum tahu apa yang akan dihadapi terkait dengan komunitas ASEAN 2015.
Indonesia khususnya Propinsi  Aceh masih sangat awam tentang perencanaan realisasi komunitas ASEAN yang sudah di depan mata. Juga realisasi dari salah satu pilar yang akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Aceh yaitu Komunitas Ekonomi ASEAN atau disingkat dengan AEC yang akan direalisasikan pada tahun 2015. Jangankan masyarakat menengah ke bawah, pengusaha-pengusaha, mahasiswa atau bahkan pegawai-pegawai di pemerintahan di tingkat kabupaten sekalipun masih banyak yang belum tahu terkait dengan hal ini.
          Apakah Aceh begitu tertinggal dalam hal isu-isu multi nasional ? Walau isu ASEAN yang lingkupnya hanya negara-negara tetangga ? Apakah Aceh selama ini hanya berkutat di urusan yang itu-itu saja ? Kami sangat menyayangkan kurangnya kesadaran akan persiapan terkait hal yang cukup penting seperti ini. Sebagai gambaran pengurus BEM Universitas Syiah Kuala pada bulan Juli 2014 telah melakukan kunjungan ke pemerintah kabupaten/kota yang ada di kawasan lintas timur Aceh (Pidie-Aceh Tamiang) dan pemerintahan mahasiswa di kawasan tersebut dalam agenda sharing dan survey dengan tema utama komunitas ASEAN 2015. Hasil yang kami dapat adalah beberapa pejabat di tingkat kabupaten kota masih sangat awam terkait hal ini dan belum ada program untuk sosialisasi kepada masyarakat. Sedikit berbeda dengan pemerintah mahasiswa di daerah-daerah, mereka lumayan "nyambung" jika di ajak diskusi terkait hal ini.
            Berangkat dari hal ini, Mari kita sama-sama sedikit mengkaji bagaimana dampak jika nantinya pemerintah dan masyarakat Aceh secara umum tidak siap ketika komunitas ASEAN benar-bernar terwujud.
 

Mentors

Sponsors